Kebun Strawberry Sembalun

Sunset Temple Bali Landmarks
Sini Ke Lombok
01 Oct 2026
Blog & Article

Kalau kamu sedang menjelajahi Sembalun dan ingin mencoba aktivitas yang lebih santai selain menikmati bukit atau trekking, Kebun Strawberry Sembalun bisa menjadi salah satu pilihan yang menyenangkan. Kawasan dataran tinggi ini memang dikenal bukan hanya sebagai pintu menuju Gunung Rinjani, tetapi juga sebagai daerah pertanian dengan kebun sayur dan stroberi yang tersebar di beberapa titik. 

Daya tariknya bukan sekadar membeli buah. Di beberapa kebun, kamu bisa berjalan langsung di antara tanaman, memilih stroberi yang matang, lalu memetiknya sendiri. Pengalaman sederhana seperti ini terasa berbeda karena dilakukan dengan latar perbukitan dan udara sejuk khas Sembalun.

Aktivitas petik stroberi juga cocok untuk banyak tipe traveler, mulai dari keluarga, pasangan, rombongan kecil, sampai wisatawan yang ingin menikmati Sembalun dengan tempo lebih santai.

Mengenal Kebun Strawberry di Sembalun

Sembalun berada di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, di kawasan dataran tinggi yang berada dekat dengan Gunung Rinjani.

Indonesia Travel menyebut Desa Sembalun Lawang sebagai salah satu desa wisata Lombok yang terkenal dengan perkebunan stroberi dan ladang sayur, selain fungsinya sebagai salah satu pintu utama menuju kawasan Rinjani. 

Berbeda dari satu destinasi dengan satu gerbang resmi, kebun stroberi di Sembalun tersebar di beberapa lokasi dan dikelola oleh petani atau pengelola yang berbeda.

Karena itu, nama “Kebun Strawberry Sembalun” lebih tepat dipahami sebagai pengalaman agrowisata di kawasan ini, bukan satu kebun tunggal.

Saat datang, kamu bisa menemukan kebun di Sembalun Lawang, Sembalun Bumbung, maupun area pertanian lain di sekitarnya.

Kenapa Stroberi Cocok Tumbuh di Sembalun?

Sembalun memiliki karakter lingkungan yang berbeda dari kawasan pesisir Lombok.

Udara lebih sejuk karena berada di dataran tinggi, sementara kawasan lembahnya digunakan masyarakat untuk menanam berbagai komoditas hortikultura.

Indonesia Travel mencatat bahwa petani Sembalun menanam beragam sayuran dan buah, termasuk stroberi.

Itulah sebabnya ketika memasuki kawasan Sembalun, kamu akan melihat petak-petak lahan pertanian yang membentang di antara perbukitan.

Stroberi menjadi salah satu produk yang cukup menarik perhatian wisatawan karena bisa langsung dinikmati sekaligus dijadikan aktivitas wisata.

Pengalaman Memetik Stroberi Langsung dari Kebun

Bagian paling menarik tentu saja ketika kamu bisa memetik stroberi langsung dari tanaman.

Di beberapa kebun, pengunjung diperbolehkan masuk ke area tanaman dan memilih buah yang sudah berwarna merah matang.

Pengelola biasanya akan menjelaskan cara memetik yang benar agar tanaman tidak rusak.

Setelah itu, kamu bisa berjalan di antara barisan tanaman sambil mencari buah yang paling menarik.

Pengalaman seperti ini terasa sederhana, tetapi justru cukup menyenangkan, terutama untuk anak-anak yang mungkin belum pernah melihat langsung bagaimana stroberi tumbuh.

Indonesia Travel juga menyebut wisatawan yang berkunjung ke Sembalun berkesempatan melakukan aktivitas petik stroberi ketika sedang musim. 

Tidak Selalu Ada Stroberi yang Siap Dipetik

Hal penting yang perlu dipahami adalah aktivitas petik stroberi tidak selalu tersedia setiap hari sepanjang tahun.

Tanaman mengikuti siklus tumbuh dan panen.

Ada waktu ketika kebun dipenuhi buah merah yang siap dipetik, tetapi ada juga periode ketika sebagian besar buah masih kecil atau baru selesai dipanen.

Karena itu, kalau petik stroberi menjadi tujuan utama perjalananmu, sebaiknya tanyakan kondisi kebun terlebih dahulu sebelum datang.

Jangan hanya mengandalkan foto lama dari media sosial.

Situasi aktual di kebun bisa berubah dalam hitungan minggu, bahkan hari, tergantung cuaca dan jumlah pengunjung.

Bagaimana Cara Memilih Stroberi yang Matang?

Saat diperbolehkan memetik sendiri, pilih buah yang warnanya sudah merah merata.

Stroberi yang masih memiliki banyak bagian hijau atau putih biasanya belum mencapai tingkat kematangan terbaik.

Pegang buah dengan hati-hati dan hindari menarik tanaman terlalu kuat.

Biasanya lebih aman memegang tangkai di dekat buah lalu memetiknya sesuai arahan petani.

Jangan memetik buah hanya untuk foto kemudian membuangnya.

Selain merugikan petani, hal tersebut juga membuat pengalaman agrowisata menjadi kurang bertanggung jawab.

Kalau ragu, tanyakan langsung kepada pengelola kebun. Justru interaksi seperti ini menjadi bagian menarik dari kunjungan.

Pemandangan Pegunungan Membuat Pengalaman Berbeda

Kebun stroberi di Sembalun tidak berada di lingkungan perkotaan.

Inilah yang membuat pengalaman memetik buah terasa lebih menarik.

Di sekitar kebun, kamu bisa melihat hamparan pertanian, perbukitan, serta kawasan pegunungan yang mengelilingi lembah Sembalun.

Pada pagi hari, udara terasa sejuk dan terkadang kabut masih terlihat di lereng bukit.

Saat langit cerah, warna hijau kebun berpadu dengan bentuk pegunungan di kejauhan.

Kombinasi ini membuat kebun stroberi bukan hanya tempat untuk membeli buah, tetapi juga lokasi yang menarik untuk menikmati suasana pedesaan pegunungan.

Cocok untuk Wisata Keluarga

Kebun Strawberry Sembalun termasuk aktivitas yang mudah dinikmati bersama keluarga.

Tidak ada trekking panjang atau aktivitas fisik berat.

Anak-anak bisa belajar melihat tanaman, mengenali buah matang, dan memahami proses sederhana pertanian.

Orang tua juga bisa menikmati suasana sambil berjalan santai.

Namun tetap awasi anak-anak agar tidak menginjak tanaman atau masuk ke barisan kebun yang tidak diperbolehkan.

Agrowisata seperti ini tetap merupakan lahan produksi petani, bukan hanya tempat bermain.

Bisa Jadi Aktivitas Santai untuk Couple

Selain keluarga, kebun stroberi juga cocok untuk pasangan.

Kamu bisa berjalan santai di tengah kebun, mengambil foto, kemudian membeli hasil panen untuk dinikmati bersama.

Suasana Sembalun yang sejuk juga membuat aktivitas sederhana seperti ini terasa lebih nyaman.

Kalau tidak ingin itinerary penuh dengan trekking dan perjalanan panjang, berhenti di kebun stroberi bisa menjadi jeda yang pas di antara beberapa destinasi lainnya.

Apa yang Bisa Dibeli dari Kebun?

Selain buah segar, beberapa kebun atau tempat wisata pertanian di Sembalun terkadang menawarkan produk olahan.

Pilihan bisa berupa selai, minuman, atau produk berbahan stroberi lainnya.

Namun jenis produk sangat tergantung pada pengelola kebun.

Karena itu, jangan menganggap semua lokasi menyediakan pilihan yang sama.

Kalau ingin membawa buah segar, tanyakan juga apakah stroberi sudah dikemas dengan baik untuk perjalanan.

Buah ini cukup mudah memar, jadi penyimpanan perlu diperhatikan jika perjalanan masih panjang.

Waktu yang Nyaman untuk Berkunjung

Pagi hari menjadi salah satu waktu yang paling nyaman.

Udara masih sejuk, matahari belum terlalu terik, dan aktivitas di kebun terasa lebih santai.

Pagi juga cocok kalau kamu ingin melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Sembalun.

Misalnya, setelah petik stroberi kamu bisa menuju Bukit Selong, Kedai Sawah, atau viewpoint lainnya.

Siang hari tetap bisa dikunjungi, tetapi suhu di area terbuka bisa terasa lebih hangat.

Sementara sore memberikan cahaya yang lebih lembut, walaupun beberapa kebun mungkin memiliki jam operasional masing-masing.

Harga Petik Stroberi Bisa Berbeda

Biaya masuk dan harga stroberi tidak selalu sama di setiap kebun.

Sebagian tempat mungkin menerapkan tiket masuk, lalu hasil petikan ditimbang dan dibayar sesuai berat.

Kebun lain bisa menggunakan sistem paket tertentu.

Karena pengelola dan harga panen bisa berubah, sebaiknya tanyakan harga langsung sebelum mulai memetik.

Jangan menggunakan informasi tarif lama sebagai patokan pasti.

Hal yang sama berlaku untuk jumlah buah yang boleh dipetik dalam paket tertentu.

Cara Menuju Kebun Strawberry Sembalun

Untuk menuju kawasan kebun, kamu harus melakukan perjalanan darat ke Sembalun, Lombok Timur.

Indonesia Travel memperkirakan perjalanan dari Mataram ke Sembalun bisa membutuhkan sekitar 3–4 jam melalui jalan pegunungan yang berkelok.

Waktu tempuh bisa lebih cepat atau lambat tergantung titik keberangkatan dan kondisi jalan.

Mobil pribadi atau kendaraan dengan driver biasanya menjadi pilihan paling praktis karena lokasi kebun bisa berada di jalan lokal dan tidak selalu mudah ditemukan oleh wisatawan pertama kali.

Kalau menggunakan driver lokal, kamu juga bisa sekaligus meminta bantuan memilih kebun yang sedang memiliki stok stroberi bagus untuk dipetik.

Kombinasikan dengan Bukit Selong

Salah satu destinasi yang sangat cocok dikombinasikan adalah Bukit Selong.

Dari bukit tersebut, kamu bisa melihat pola pertanian Sembalun dari ketinggian.

Setelah melihat hamparan kebun dari atas, kamu bisa turun dan mengalami langsung salah satu aktivitas pertanian melalui petik stroberi.

Kombinasi ini terasa cukup natural karena dua tempat sama-sama menunjukkan karakter Sembalun sebagai kawasan pertanian dataran tinggi.

Lanjutkan ke Kedai Sawah dan Taman Bunga

Pilihan berikutnya adalah Kedai Sawah dan Taman Bunga.

Di sana kamu bisa menikmati area taman, pertanian, kuliner, dan pada waktu tertentu aktivitas kebun lainnya.

Kalau perjalananmu bertema agrowisata, kombinasi Kebun Strawberry, Kedai Sawah, dan Bukit Selong bisa menjadi satu rute yang menarik.

Tidak perlu trekking berat, tetapi kamu tetap mendapatkan banyak pemandangan dan pengalaman berbeda.

Bisa Dikombinasikan dengan Pusuk Sembalun

Sebelum atau setelah masuk ke pusat Sembalun, kamu juga bisa berhenti di Pusuk Sembalun.

Viewpoint ini menawarkan panorama lembah dan perbukitan dari jalur yang lebih tinggi.

Dengan kombinasi tersebut, satu hari perjalanan bisa berisi viewpoint, pertanian, petik buah, dan suasana pegunungan.

Ini cocok untuk traveler yang ingin mengenal Sembalun lebih luas tanpa harus mendaki Rinjani.

Tips Sebelum Mengunjungi Kebun Strawberry

Gunakan alas kaki yang nyaman dan jangan memakai sepatu yang terlalu mudah rusak oleh tanah.

Setelah hujan, jalur di sekitar kebun bisa berlumpur.

Bawa jaket tipis jika datang pagi karena udara Sembalun dapat terasa cukup dingin.

Jangan masuk ke area tanaman tanpa izin.

Ikuti instruksi petani ketika memetik buah.

Tanyakan sistem harga sebelum mulai mengambil stroberi.

Dan sebaiknya cek ketersediaan buah terlebih dahulu kalau petik stroberi merupakan prioritas utama perjalanan.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan?

Untuk aktivitas petik stroberi sederhana, sekitar 30 menit hingga satu jam biasanya cukup.

Kalau ingin mengambil foto, berbincang dengan petani, atau menikmati suasana lebih lama, kamu bisa menambah waktu.

Karena durasinya relatif singkat, kebun stroberi sangat mudah dimasukkan ke itinerary bersama beberapa tempat lain di Sembalun.

Kebun Strawberry, Cara Santai Menikmati Sisi Pertanian Sembalun

Kebun Strawberry Sembalun memperlihatkan bahwa kawasan ini tidak hanya menarik karena Gunung Rinjani.

Di lembahnya, masyarakat hidup dari pertanian dan menanam berbagai sayuran serta buah, termasuk stroberi.

Mengunjungi kebun memberi kesempatan untuk melihat sisi tersebut lebih dekat.

Kamu bisa memetik buah langsung dari tanaman, menikmati udara pegunungan, melihat aktivitas pertanian, dan membawa pulang stroberi segar jika sedang tersedia.

Kalau ingin menjelajahi Sembalun dengan lebih nyaman, SiniKeLombok bisa membantu menggabungkan Kebun Strawberry dengan Bukit Selong, Kedai Sawah, Taman Bunga, Pusuk Sembalun, dan destinasi lain sesuai waktu perjalananmu.

Karena kadang pengalaman yang paling menyenangkan di Sembalun tidak perlu berupa pendakian panjang. Berjalan di antara tanaman stroberi sambil melihat pegunungan di kejauhan pun sudah cukup untuk memberikan cerita berbeda dari perjalananmu di Lombok.